
Rangkaian kegiatan ini menunjukkan komitmen Paroki St. Eduardus Watunggong dalam membangun iman umat secara berkelanjutan, baik melalui komunitas basis gerejani maupun melalui pendidikan iman bagi anak-anak di sekolah. Dengan partisipasi aktif umat dan kreativitas para fasilitator, katekese menjadi sarana pembinaan iman yang hidup, relevan, dan membangun kebersamaan dalam Gereja.
Dokumentasi Paroki St. Eduardus Watunggong
Paroki St. Eduardus Watunggong
terus menghidupkan semangat sinodalitas umat yang beriman, bersaudara, dan misioner melalui rangkaian kegiatan
katekese yang dilaksanakan baik di pusat paroki, stasi-stasi, maupun di lembaga
pendidikan dasar. Kegiatan ini berlangsung secara bertahap sejak awal Maret
2026 dengan melibatkan berbagai kelompok basis gerejani (KBG) serta komunitas
sekolah.
Dalam rentang waktu 2–6
Maret 2026, katekese telah lebih dahulu dilaksanakan di beberapa stasi
yang berada di luar wilayah pusat paroki. Kegiatan ini menjadi bagian dari
upaya pastoral paroki untuk menjangkau umat di berbagai wilayah pelayanan.
Selanjutnya, katekese
tema pertama tentang Pewartaan di pusat paroki dilaksanakan oleh
beberapa KBG pada Sabtu, 7 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi
momentum bagi umat untuk merefleksikan panggilan sebagai pewarta kabar sukacita
di tengah keluarga dan lingkungan sekitar.
Rangkaian katekese berlanjut
dengan tema kedua tentang Pengudusan yang dilaksanakan pada Sabtu,
14 Maret 2026 di berbagai KBG di pusat paroki. Kegiatan katekese ini
dilaksanakan di beberapa KBG, seperti KBG St. Yosef oleh Ibu Veronika Dunio; KBG
Sta. Elisabet oleh Bapak Patris S. Yosi; KBG Rumah Kencana oleh Bapak Agustinus
Seran; KBG Renda Rosari oleh Bapak Romanus Anal; KBG Imanuel oleh Bapak
Fransiskus Lehot; KBG Cinta Damai oleh Bapak Ignasius Randus; dan KBG Sta.
Benedikta oleh Bapak Irenius Hayon.
Selain di pusat paroki, kegiatan
katekese juga dilaksanakan di beberapa stasi, antara lain KBG St. Mikael Lando
– Stasi Cumbi oleh Bapak Gregorius Noi; KBG St. Yohanes Ntango – Stasi Kenda
oleh Bapak Doroteus Sardin; KBG Lawi 1 – Stasi Kenda oleh Bapak Markus Nalus; KBG
Pembe 2 – Stasi Ngkolong oleh Bapak Gregorius Trisgama; dan KBG Ave Maria –
Stasi Ngkodal oleh Ibu Rosalia Jenita
Kegiatan katekese ini pada umumnya
berjalan dengan baik dan diikuti secara antusias oleh para peserta. Suasana
pertemuan terasa hangat, akrab, dan santai karena para fasilitator menyelingi
materi dengan jeda meditatif, permainan serta yel-yel yang membangun semangat
kebersamaan.
Beberapa fasilitator juga
menunjukkan kreativitas dalam menyampaikan materi katekese. Mereka memanfaatkan
power point, menggunakan alat bantu proyektor,
serta mendokumentasikan kegiatan untuk dibagikan melalui channel
YouTube dan berbagai platform media sosial lainnya. Hal ini membuat
kegiatan katekese menjadi lebih menarik dan mudah dipahami oleh peserta.
Selain menyasar komunitas KBG,
kegiatan katekese juga menjangkau dunia pendidikan, khususnya anak-anak sekolah
dasar. Pada Sabtu, 14 Maret 2026, katekese tema ketiga
tentang Persekutuan dilaksanakan di SD Inpres Cumbi oleh Ibu Veronika
Dunio. Selanjutnya pada 16 Maret 2026, kegiatan serupa
dilaksanakan di SDK Wangkar oleh Bapak Maximus Bala.
Dalam kegiatan tersebut,
anak-anak terlihat sangat aktif dan antusias mengikuti berbagai aktivitas
katekese. Melalui metode yang interaktif dan menyenangkan, mereka diajak untuk
memahami makna hidup dalam persekutuan serta pentingnya membangun persahabatan
dan menghindari perilaku merundung (bullying).
Rangkaian kegiatan ini
menunjukkan komitmen Paroki St. Eduardus Watunggong dalam membangun iman umat
secara berkelanjutan, baik melalui komunitas basis gerejani maupun melalui
pendidikan iman bagi anak-anak di sekolah. Dengan partisipasi aktif umat dan
kreativitas para fasilitator, katekese menjadi sarana pembinaan iman yang hidup,
relevan, dan membangun kebersamaan dalam Gereja.