
Rekoleksi ini menjadi moment penting untuk melihat kembali apa saja yang telah dilalui bersama. Menata kembali retak-retak hidup yang sempat tergores kerikil egoisme untuk memintalnya kembali menjadi etalase yang utuh dalam iman dan persekutuan. Komunitas rohani hendaknya menjadi pioner dalam semangat sinodalitas.
Menjadi Katolik bukan hanya tentang identitas namun lebih dari itu adalah tentang bagaimana meneladani kehidupan Yesus dan terutama mampu mempertanggungjawabkan iman tersebut. Kita harus bangga menjadi Katolik karena merupakan satu-satunya agama yang didirikan langsung Yesus di atas para Rasul dan Batu Karang (Petrus)