
Sebab, hanya di dalam Tuhan, kita bisa berbuah baik.
Dalam perumpamaan itu, si kaya dihukum bukan karena ia memiliki kekayaan melainkan karena ia meminggirkan rasa kemanusiaannya dan menutup pintu hatinya bagi Si Lazarus yang sekarat.
Melalui hidup dan kematian-Nya, Ia menampilkan kepada kita bahwa menjadi kristiani sudah dan akan selalu berarti melayani orang lain dengan cinta dan pengorbanan. Menjadi kristiani adalah menjadi pelayan bagi semua!
Yesus tidak ingin kita, para pengikut-Nya, terjebak dalam praktik hidup agama seperti ini. Dia ingin agar kita tetap menjadi pribadi-pribadi yang rendah hati; yang bisa memperhatikan dan melayani orang-orang yang kalah-tersingkir; serta menjadi penjaga bagi nilai-nilai kebenaran. Inilah ibadah yang sejati!
Gedung serbaguna atau aula merupakan salah satu penunjang bagi kegiatan-kegiatan Gereja serta hajatan-hajatan lain yang membutuhkan tempat luas, aman dan bersih. Paroki St Eduardus Watunggong Congkar-Manggarai Timur NTT juga sedang melakukan proses pembangunan gedung yang selama ini telah direncanakan dan diimpikan oleh seluruh umat sebagai bentuk dari proses membangun Paroki.
Kasih kita terhadap Tuhan itu dapat kita wujudkan melalui tiga sikap, yakni mengikuti perintah-Nya, memberikan teladan baik pada orang lain, serta menaruh kepercayaan yang sungguh pada-Nya.