
Paroki St. Eduardus Watunggong kembali menggelar prosesi Arca Maria Bunda Segala Bangsa sebagai ungkapan iman dan devosi umat kepada Bunda Maria. Pada Bulan Mei ini, prosesi dilaksanakan di dua stasi, yakni Stasi Cumbi serta Stasi Kenda–Lawi.
Staf Pastoral Anak Kemitraan WVI–Puspas Ruteng bersama tim melaksanakan kegiatan animasi dan penguatan kapasitas SEKAMI di Paroki St. Eduardus Watunggong, Minggu (3/5/2026).
Novena Kerahiman Ilahi mengajarkan kita dua hal penting: Permohonan (Ask) dan Kepercayaan (Trust). Kita diajak untuk tidak pernah lelah meminta rahmat Tuhan, dan percaya bahwa sebesar apa pun dosa atau masalah kita, kasih Tuhan jauh lebih besar lagi. Kerahiman Ilahi yang senantiasa mengalirkan rahmat pengampunan menanti kedatangan kita untuk rebah memohon kepadaNya.
Para mahasiswa dengan sabar dan setia sambil terus tersenyum ketika menyapa dan membimbing adik-adik kecilnya. Menuntun mereka untuk mewarnai gambar secara baik, benar dan indah. Membimbing mereka untuk menggunakan setiap pensil warna pada bagian-bagian gambar yang sesuai sehingga hasilnya tampak indah dan anggun.
Dengan penuh kekhusyukan, umat berjalan bersama melewati 14 perhentian. Setiap perhentian menceritakan tahapan kisah sengsara Yesus, mulai dari dijatuhi hukuman mati, memikul salib, hingga wafat dan dimakamkan. Suasana terasa sangat hening, khidmat, dan penuh doa, seolah membawa seluruh hadirin kembali menyaksikan peristiwa penebusan dosa tertersebut.
Atas dasar keprihatinan sembari mengisi masa puasa dan Prapaskah orang muda Katolik St. Eduardus merasa terpanggil untuk harus bergerak membersihkan bahu jalan jalur Watunggong-Lok Pahar sebagai bentuk mencintai ibu bumi dan mengantisipasi terjadinya kecelakan lalu lintas akibat tingginya belukar di sepanjang jalan tersebut.